All posts by argeapis

National Competition of Augmented Reality

Assalamualaikum

Kali ini saya memposting tentang suatu acara yang baru kemarin sabtu saya ikuti yaitu National Competition of Augmented Reality atau disingkat NCAR.

Apakah NCAR itu? NCAR merupakan kompetisi nasional berbasis augmented reality pertama kali di Indonesia dimana tahun pertama ini bertempat di kampus Telkom University. Oh ya, Sabtu kemarin NCAR sudah pada tahap final yang mana pada final ini terdapat 10 finalis dari universitas dan institusi yang berbeda-beda salah satunya dari kampus saya Telkom University.

Pada acara NCAR terdapat juga stand-stand untuk mempromosikan/mempresentasikan produk dari para peserta. Selain produk para peserta lomba, acara ini juga mempromosikan produk-produk dari peserta proyek akhir D3 Teknik Informatika Telkom University 2016. Kelompok PA (Proyek Akhir) saya pun menjadi salah satu peserta yang membuka stand di NCAR.

Kesan saya, saya sangat senang karena acara NCAR menambah wawasan untuk membuat aplikasi teknologi AR yang lebih baik. Selain itu saya senang karena produk proyek akhir kelompok saya yang berjudul ARSeum Reborn mendapat apresiasi yang cukup baik dari para pengunjuk.

Harapan saya semoga acara NCAR tahun mendatang lebih meriah dan semakin baik.

Sekian postingan saya kali ini. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum

DATA MINING

KARYA TULIS ILMIAH

DATA MINING

 

tu

 

 

Oleh :

Muthia Gita Alina (6306130004)

Raning Diniharianti (6306134086)

Arge Apis Tanala (6396134086)

 

 

 

Prodi D3 Teknik Informatika

Fakultas Ilmu Terapan

Tahun ajaran 2015

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Pada beberapa tahun ini perkembangan tenologi berjalan semakin cepat tidak terkecuali dengan data yang semakin banyak. Perkembangan teknologi tersebut memungkinkan terjadinya pengumpulan data dengan kapasitas yang lebih besar. Hal ini juga didukung oleh oleh perkembangan perangkat keras serta teknologi basis data yang memungkinkan penyimpanan dan pengaksesan data secara efisien dan lebih murah.

Salah satu masalah yang muncul pada saat ini adalah jumlah pasien rumah sakit yang semakin banyak. Walaupun terdapat beberpa peningkatan data pada setiap rumah sakit masih ada saja pendataan yang dilakukan secara manual. Hal ini tentu akan mempengaruhi kualitas dari suatu rumah sakit tersebut. Oleh karena itu, perlu dibuat aplikasi pendataan pasien rumah sakit sehingga data yang didapat menjadi lebih berkualitas dan jelas.

Dalam bidang kesehatan sudah terdapat beberapa contoh penggunaan data mining diantaranya klasifikasi biaya pasien rawat inap. Namun aplikasi yang dibuat ini merupakan sebuah aplikasi yang mencakup pendataan keseluruhan informasi pasien termasuk informasi pribadi, informasi diagnosa penyakit, hingga biaya yang ditanggung. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu rumah sakit memperolah informasi yang lengkap dan akurat dari tiap pasiennya dalam jumlah yang besar.

1.2  Rumusan masalah:

  1. Apa itu data mining?
  2. Apakah contoh aplikasi data mining yang dapat membantu bidang kesehatan?
  3. Bagaimana sejarah munculnya data mining?

 

1.3     Tujuan:

  1. Untuk mengetahui apa itu data mining.
  2. Untuk mengetahui contoh aplikasi data mining dan manfaatnya dalam bidang kesehatan.
  3. Untuk mengetahui sejarah munculnya data mining.

 

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian data mining

Data mining adalah kegiatan untuk mengumpulkan data dalam jumlah besar yang disimpan dalam database, data warehouse atau penyimpanan informasi lainnya.

 

2.2  Manfaat data mining

  • Untuk menampung jumlah data dalam jumlah besar.
  • Mempermudah dalam melakukan pengaksesan data.
  • Membatu pendataan siswa baru.
  • Membantu dalam penyeleksian siswa baru

 

 

 

BAB III

PEMBAHASAN

3.1   Sejarah dan perkembangan data mining

Data mining merupakan salah satu cabang ilmu komputer yang relatif baruyang muncul sekitar tahun 90-an. Kehadirannya diawali dengan problem pengumpulan datayang semakin banyak tiap tahunnya. Hampir seluruh data tersebut dimasukkan ke dalam aplikasi komputer sehingga menyebabkan pembengkakan data dalam beberapa tahun.

Bermula dari penerapan bisnis data mining pada saat ini sudah diterapkan dalam banyak bidang seperti bidang kesehatan, pendidikan, sosial budaya dan lain-lain.

 

3.2  Cara kerja data mining

  1. Cleaning & Integration : Proses ini digunakan untuk membuang data yang tidak konsisten dan bersifat noise dari data yang terdapat di berbagai basisdata yang mungkin berbeda format maupun platform yang kemudian dinintegrasikan dalam satu database datawarehouse
  2. Selection & transformation : Data yang ada dalam database data warehouse kemudian direduksi untuk mendapatkan hasil yang akurat. Beberapa cara seleksi, antara lain :
  3. Penambangan data (data mining) : Data yang telah ditransformasi, kemudian ditambang dengan berbagai teknik. Proses data mining adalah proses mencari pola atau informasi menarik dalam data terpilih dengan menggunkan fungsi-fungsi tertentu. Fungsi atau algoritma dalam data mining sangat bervariasi, dimana pemilihannya bergantung pada tujuan dan proses pencarian pengetahuan secara menyeluruh.
  4. Evaluasi pola dan presentasi pengetahuan : Tahap ini merupakan bagian dari proses pencarian pengetahuan yang mencakup pemeriksaan apakah pola atau informasi yang ditemukan bertentangan dengan fakta atau hipotesa yang ada sebelumnya. Langkah terakhir KDD adalah mempresentasikan pengetahuan dalam bentuk yang mudah dipahami pengguna.

 

3.3 Deskripsi aplikasi

            Pada tampilan aplikasi akan disediakan form login admin. Aplikasi ini bisa diakses oleh admin dan terintegrasi langsung pada akun dokter. Untuk mengetahui informasi admin harus melakukan pencarian pada database pasien dengan cara memasukkan nama serta kode pasien. Apabila kedua hal tersebut telah dilakukan admin akan memperoleh informasi terkait dengan pasien tersebut.

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

 

4.1 Simpulan

Data mining adalah kegiatan untuk mengumpulkan data dalam jumlah besar yang disimpan dalam database, data warehouse atau penyimpanan informasi lainnya. Data mining banyak digunakan dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial budaya dan lain-lain. Fungsi utamanya yaitu untuk menampung data dalam jumlah yang besar.

 

DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Penggalian_data

http://www.slideshare.net/furqon17/analisa-klasifikasi-biaya-pasien-rawat-inap-menggunakan-teknik-data-mining-attribute-importance-dan-algoritma-naive-bayes

http://adit.ilearning.me/data-mining/

http://itdare.blogspot.co.id/2014/12/pengertian-dan-sejarah-data-mining.html

https://wargabasdat2009.wordpress.com/2009/06/10/data-mining-firdi/

Teknologi Augmented Reality

Apakah Augmented Reality itu?

Augmented Reality atau dalam bahasa Indonesia Realitas tertambah dan dikenal dengan singkatan bahasa Inggrisnya AR (augmented reality), adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, realitas tertambah sekedar menambahkan atau melengkapi kenyataan.

Teknologi Augmented Reality sangat cepat sekali berkembang, di Indonesia sendiri telah banyak aplikasi-aplikasi yang menggunakan teknologi AR. AR merupakan terobosan  dibidang teknologi yang sangat canggih. Karena dengan teknologi ini kita dapat membuat segala hal yang abstrack atau virtual bisa kelihatan nyata atau real.

Teknologi AR sendiri telah dikembangkan dalam berbagai hal, dalam pemanfaatanya teknologi  ini dapat digunakan dalam hal:

  1. Augmented Reality Interactive Games
  2. Augmented Reality Presentation
  3. Augmented Reality Event
  4. Augmented Reality High Tech Environment
  5. Augmented Reality Website
  6. Augmented Reality Promotion

Keunggulan Augmented Reality

  • Kelebihan utama augmented reality adalah pengembangannya yang lebih mudah dan murah sehingga augmented reality merebak secara cepat di berbagai bidang.
  • Kelebihan lain dari augmented reality yaitu dapat diimplementasikan secara luas dalam berbagai media.

Prinsip kerja Augmented Reality

Sistem Augmented Reality bekerja berdasarkan deteksi citra dan citra yang digunakan adalah marker. Prinsip kerjanya sebenarnya cukup sederhana. Webcam yang telah dikalibrasi akan mendeteksi marker yang diberikan, kemudian setelah mengenali dan menandai pola marker,webcam akan melakukan perhitungan apakah marker sesuai dengan database yang dimiliki. Bila tidak, maka informasi marker tidak akan diolah, tetapi bila sesuai maka informasi marker akan digunakan untuk me-render dan menampilkan objek 3D atau animasi yang telah dibuat sebelumnya. Untuk lebih lengkapnya, berikut tahapan utama sistem Augmented Reality tersebut :

  1. Pertama – tama dibuat terlebih dahulu objek yang akan ditampilkan. Secara umum objek yang dibuat adalah benda 3D , foto, video, ataupun animasi yang dibuat dengan software perancangan objek seperti Google sketchup, 3DMax , atau dengan Blender.
  2. Setelah objek jadi, maka objek tersebut akan disimpan ke dalam library. Kemudian setelah itu yang perlu dibuat adalah marker. Marker adalah sebuah penanda yang memiliki pola khusus. Marker yang digunakan untuk teknologi Augmented reality ini adalah pola kotak dengan standard tertentu. Marker inilah yang nantinya akan dideteksi oleh webcam untuk menampilkan objek. Setelah itu pola marker yang dibuat harus disimpan ke dalam library juga agar nantinya aplikasi yang dibuat dapat membedakannya dengan marker yang lain. Biasanya penyimpanan marker ini membutuhkan bantuan aplikasi lain seperti marker generator.
  3. Kedua komponen utama yaitu marker dan objek telah jadi. Setelah itu kita membuat aplikasi yang dapat membangkitkan objek dari marker yang dibuat dengan bantuan builder, untuk tugas akhir ini adalah dengan Adobe Flex SDK yang bersifat open source dan berbasis action script.index
  4. Sekarang saatnya mencoba dengan menghadapkan marker ke depan webcam. Akan ada beberapa proses pendeteksian dan pengkalkulasian gambar yaitu :
    1. Get Webcam Image. Webcam mendeteksi seluruh citra yang berada di dalam lingkupannya. Saat ini webcam berfungsi seperti webcam biasa yaitu menampilkan gambar seperti kebalikan dari cermin.index
    2. Labeling. Setelah itu akan ditemukan pola kotak-kotak yang merupakan pola dasar marker AR. Dari pola dasar inilah akan dilakukan labeling :
    3. Match up the patterns . Labelling menentukan pola-pola yang kira-kira dideteksi sebagai marker. Sekarang akan dilakukan perhitungan dan pencocokan marker yang dideteksi dengan marker di dalam database.
    4. Jika marker telah sesuai dengan marker yang ada didalam database, baru setelah itu image dirender dan ditampilkan ke dalam dunia maya.

Contoh-contoh Aplikasi Augmented Reality

  1. Kedokteran (Medical): Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran, seperti misanya, untuk simulasi operasi, simulasi pembuatan vaksin virus, dll. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan Augmented Reality pada visualisasi penelitian mereka.
  2. Hiburan (Entertainment): Dunia hiburan membutuhkan Augmented Reality sebagai penunjang efek-efek yang akan dihasilkan oleh hiburan tersebut. Sebagai contoh, ketika sesorang wartawan cuaca memperkirakan ramalan cuaca, dia berdiri di depan layar hijau atau biru, kemudian dengan teknologi augmented reality, layar hijau atau biru tersebut berubah menjadi gambar animasi tentang cuaca tersebut, sehingga seolah-olah wartawan tersebut, masuk ke dalam animasi tersebut.
  3. Latihan Militer (Military Training): Militer telah menerapkan Augmented Reality pada latihan tempur mereka. Sebagai contoh, militer menggunakan Augmented Reality untuk membuat sebuah permainan perang, dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game tersebut, dan seolah-olah seperti melakukan perang sesungguhnya. 
  4. Engineering Design: Seorang engineering design membutuhkan Augmented Reality untuk menampilkan hasil design mereka secara nyata terhadap klien. Dengan Augmented Reality klien akan tahu, tentang spesifikasi yang lebih detail tentang desain mereka.
  5. Robotics dan Telerobotics: Dalam bidang robotika, seorang operator robot, mengunnakan pengendari pencitraan visual dalam mengendalikan robot itu. Jadi, penerapan Augmented Reality dibutuhkan di dunia robot.
  6. Consumer Design: Virtual reality telah digunakan dalam mempromsikan produk. Sebagai contoh, seorang pengembang menggunkan brosur virtual untuk memberikan informasi yang lengkap secara 3D, sehingga pelanggan dapat mengetahui secara jelas, produk yang ditawarkan. (Anggriyadi,2012)’

Solusi Masalah Indonesia dengan Teknologi Augmented Reality

ARSeum merupakan aplikasi berbasis android yang menggunakan teknologi augmented reality. Aplikasi ini berfungsi untuk memperkenalkan Museum Geologi Bandung serta isinya kepada masyarakat khususnya generasi muda. Sehingga benda-benda bersejarah di dalamnya masih dapat dilestarikan dan dikenal oleh setiap orang. Selain memperkenalkan, aplikasi tersebut juga memudahkan para penyandang kebutuhan khusus yang tidak mampu untuk datang langsung ke Museum Geologi Bandung.

Aplikasi ARSeum akan memunculkan object benda-benda museum 3D dari marker berupa majalah yang berisi gambar benda-benda yang ada di Museum Geologi Bandung. Pada tiap gambar terdapat beberapa titik marker yang akan memunculkan object 3D benda bersejarah.

 

Referensi:

  1. http://dicckha.blogspot.co.id/2012/05/augmented-reality.html
  2. http://tekno.kompas.com/read/2012/05/02/00265964/masa.lalu.kini.dan.masa.depan.teknologi.augmented.reality
  3. http://rosdianah.blogspot.co.id/2011/12/prinsip-kerja-sistem-augmented-reality.html

 

Artificial Intelegence (AI)

Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence merupakan salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. Pada awal diciptakannya, komputer hanya difungsikan sebagai alat hitung saja. Namun seiring dengan perkembangan jaman, maka peran komputer semakin mendominasi kehidupan umat manusia. Komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai alat hitung, lebih dari itu, komputer diharapkan untuk dapat diberdayakan untuk mengerjakan sesuatu yang bisa dikerjakan oleh manusia.

index

Manusia bisa menjadi pandai dalam menyelesaikan segala permasalahan di dunia ini karena manusia mempunyai pengetahuan dan pengalaman. Pengetahuan diperoleh dari cara mempelajarinya. Semakin banyak bekal pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang tentu saja diharapkan akan lebih mampu dalam menyelesaikan permasalahan. Namun bekal pengetahuan saja tidak cukup, manusia juga diberi akal untuk melakukan penalaran, mengambil kesimpulan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki. Tanpa memiliki kemampuan untuk menalar dengan baik, manusia dengan segudang pengalaman dan pengetahuan tidak akan dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Demikian juga dengan kemampuan menalar yang sangat baik, namun tanpa dibekali pengetahuan dan pengalaman yang memadai, manusia juga tidak akan bisa menyelesaikan masalah dengan baik (Sri Kusumadewi, 2003).

Dengan adanya kecerdasan buatan, diharapkan tidak menutup kemungkinan hanya dengan data pengetahuan yang terbatas, sebuah komputer dapat berpikir seperti manusia dalam menghadapi masalah.

Tujuan Dari Kecerdasan Buatan “Artificial Intelegence (AI)” : 
Tujuan penggunaan sistem pengambil keputusan menggunakan kecerdasan buatan atau AI adalah :
  1. Untuk mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah, masalah yang biasa diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misalnya pengolahan citra, perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.
  2. Untuk meningkatkan pengertian/pemahaman kita pada bagaimana otak manusia bekerja

 

Sumber: http://informatika.web.id/category/kecerdasan-buatan/

Kamera Hyperspectro untuk Mendeteksi Kebutuhan Gizi Seseorang

Hallo guys! Kali ini saya post hasil ide dari kelompok Proyek Akhir saya yang mana merupakan jawaban dari soal mata kuliah Wawasan Teknologi Terbaru.

SOAL

Internet merupakan salah satu barang wajib bagi sebagian orang saat ini. Dengannya, orang bisa melakukan banyak hal : teleconference, chatting, belanja, memesan tiket, dan sebagainya. Buatkan satu buah konsep teknologi berbasis internet yang anda anggap mampu menyelesaikan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh kebanyakan orang!

JAWABAN

Masalah : Teknologi ini dibuat berdasarkan masalah yang sudah sangat marak terjadi di masyarakat yakni bahaya pola hidup instan serta tidak sehat. Pola hidup instan dan tidak sehat disebabkan karena kita tidak tahu apakah asupan makanan kita setiap harinya sudah masuk dalam makanan sehat 4 sehat 5 sempurna. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah teknologi serta aplikasi yang dapat membantu kita mengetahui asupan makanan yang harus terpenuhi setiap harinya dan menghindarkan kita dari penyakit jangka panjang karena pola makan yang tidak sehat.

Konsep : Teknologi yang digunakan adalah satu buah smarthphone yang nantinya akan dipansangkan kamera hyperspectro dengan hyperspectral image sensors dan aplikasi untuk mendeteksi kebutuhan gizi setiap orang.  Kamera hyperspectro ini mampu berfungsi untuk melakukan scan pada tubuh. Dengan kamera ini kita akan mengumpulkan dan memproses informasi dari seluruh spectrum elektromagnetik. Tujuan mengumpulkan spectrum ini adalah untuk menemukan objek serta mendeteksi proses yang terjadi di dalam tubuh. Data hasil scan tubuh tadi akan disimpan dengan cara menghubungkan aplikasi ke internet. Fungsi dari internet tersebut dari aplikasi ini adalah untuk menyimpan kapasitas data dalam jumlah besar dan menampilkannya secara real-time pada aplikasi. Dengan aplikasi ini kita akan tahu berapa banyak asupan gizi dari makanan  yang ada dalam tubuh kita setiap harinya. Sehingga akan ditampilkan juga anjuran serta peringatan jika terdapat suatu zat yang berlebihan di dalam tubuh yang dapat menyebabkan berbagai resiko penyakit yang dapat terjadi di masa depan.

Tambahan : Kamera hyperspectro merupakan teknologi terbaru yang baru ada pada tahun 2014 ini. Teknologi ini menggunakan sensor gambar untuk mengumpulkan informasi. Ketepatan sensor ini biasanya diukur dalam resolusi spectral yang merupakan lebar dari setiap spectrum yang ditangkap.

Disusun oleh (Kelompok PA) :

  1. Arge Apis Tanala (6306134088)
  2. Muthia Gita Alina (6306130004)
  3. Raning Diniharianti (6306134086)

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat! 🙂

ICT Expo Telkom University 2015

Hallo!! Kali ini saya akan berbagi info mengenai Bandung ICT Expo yang diadakan di kampusku Telkom University.

Pada tanggal 10 sampai dengan 12 September 2015 kemarin, diadakan ICT Expo yang bertempat di Convention Hall Telkom University. Disana banyak memamerkan teknologi-teknologi terbaru yang bermanfaat untuk masyarakat, salah satunya IndiHome dari PT Telkom Indonesia. IndiHome merupakan layanan Triple Play yang terdiri dar Internet Fiber, siaran televisi luar negeri (Usee TV) dan Telepon Rumah. IndiHome menggunakan 100% fiber artinya Fiber Optic sampai ke rumah pelanggan.

11997158_980996415255747_1510093182_n

Tentunya dengan fiber optic bakalan lebih cepat koneksi internetnya. Karena kebutuhan orang-orang jaman sekarang akan informasi dan komunikasi yang lebih maka dibutuhkan koneksi internet yang lebih cepat pula.

 

Selain PT Telkom, saya juga mencoba Oculus Rift. Oculus Rift adalah Head-mounted Virtual Reality Display, yang dalam bahasa Indonesia dapat ditranslasikan sebagai layar virtual reality yang dipasang di kepala. Virtual reality adalah simulasi keberadaan fisik suatu tempat dan objek yang dilakukan oleh komputer. 12000080_980996501922405_1813900603_nSecara sederhana, Oculus Rift adalah sebuah layar komputer berbentuk kacamata yang ditempelkan di kepala dengan tali elastis. Masing-masing mata melihat pada layarnya tersendiri, dan menghalangi semua pandangan selain pada layar. Gambar yang ditampilkan tidaklah sama persis, layar kiri menunjukkan lebih banyak area di sebelah kiri dan sebaliknya untuk yang kanan. Saat menggunakan alat ini, otak anda menangkap kedua gambar dan menyatukannya menjadi sebuah gambar yang mensimulasikan jarak pandang mata bagaikan melihat sebuah benda di dunia nyata.

Selain itu masih banyak teknologi-teknologi pada Bandung ICT Expo Telkom University 2015. Dengan mengikuti ICT Expo tersebut, menambah wawasan dan pengalaman untuk saya. Wawasan terhadap ragam teknologi masa kini dan pengalaman dalam keikutsertaan pameran/expo teknologi terbaru. Kegiatan tersebut juga menambah inspirasi saya untuk Proyek Akhir saya kelak.